Pasien Cerdas #LupusTalk

Hallo sahabat Butterfly Rash !!
Kebanyakan pembaca #LupusTalk adalah teman-teman odapus.

Berkaitan dari permintaan teman-teman, akhirnya aku menulis artikel ya sesuai dengan judulnya.

Pasien cerdas, bagaimana itu ? Apa sih pasien cerdas?
Pasien cerdas adalah pasien-pasien (tak hanya lupus) yang mampu menangani rasa sakitnya dengan cara terbaik, tercepat, efisien, dan bertanggung jawab.

Nah, teman-teman. Berikut ini adalah tips agar meningkatkan kecerdasan dalam menjalani pengobatan seumur hidup (Pasien Cerdas).

1. Mengenali diri sendiri
Kenali apa yang membuatmu kambuh, tak hanya urusan fisik saja, tak hanya stres yang dibuat lingkungan. Tetapi kenali juga sikap buruk kita karena hal itu seringkali tanpa disadari menjadi boomerang yang menyakitimu. (Bahasa kasarnya, ngeyelan).

2. Menerima
Menerima apapun kondisi, baik kondisi lupusnya, kondisi lingkungan, kritik & saran, takdir Tuhan, dan menerima kelebihan yang kita punya.
Sangat penting menerima kondisi lupus, iya memang kita tidak seperti dahulu ketika sehat, setidaknya kamu bisa berkembang di aspek lain. Tersenyumlah dengan ikhlas, yang kita terima saat ini akan menjadi taman surga di sana nanti. Aamiin !

3. Kompak
Jadilah orang yang kompak dalam pengobatan, ajak pendamping / keluarga untuk mengenali lupus. Ajak dokter bekerjasama demi penyembuhan. Apapun terapi yang dokter berikan, ikuti dan tanyakan dampak positif dan negatifnya. Kompak-kan hati dan pikiran juga. Selain itu, kita harus kompak dengan obat-obatan kita ya, serta rajin kontrolnya.
Banyak pasien yang takut Biopsi Ginjal, padahal hal tersebut sangat penting dilakukan agar tidak salah dalam pemberian obat. Yakinlah, jangan sampai telat pengobatan. Fatal.

4. Gadget
Kita memiliki kemudahan dalam mengakses segala hal melalui internet. Gunakan hp, laptop, tab, dan semacamnya untuk mengetahui hal-hal seputar penyakit / pengobatan kita. Sekedar mengetahui fungsi obat, membaca hasil lab (misal hasil lab; skor gula darah 60, padahal normalnya 120-130 MISAL. Cari tau di internet, skor gula darah 60 dan artinya), berbagi informasi dengan sesama odapus, dan sebagainya.
Kelihatannya ini simple, namum masih jarang sekali sadar bahwa teknologi yang setiap hari kita pegang bisa menghasilkan informasi yang banyak. (Biasanya sih lebih demen fesbukan, wkwk.)
Jangan lupa, di internet juga banyak artikel / berita hoax, kita harus cerdas memilah mana yang benar, cari dengan sumber yang terpercaya.

5. Spiritual
Kekuatan spiritual sangat tidak terbatas. Tanamkan pikiran positif dan kelola emosi dengan baik. Telah diketahui bahwa penyandang lupus mudah sekali emosi, latihan spiritual membuat kita makin tenang.
Ibadah, fokus pada Tuhan kalian. Fokus, fokus, dan fokus. Mintalah ketenangan bathin padaNya.

6. Menganalisa situasi
Kita kadang sering mengalami sakit yang tiba-tiba. Kita bertanya-tanya, kenapa dengan badan kita. Lalu bertanya pada orang lain, "aku kenapa kok seperti ini", jika tidak menemukan jawaban dari orang lain / ahli, maka pergilah ke dokter segera. Poli tutup nih? Ada IGD. Prosedurnya ribet, iya ribet, tapi lebih ribet jika kita makin parah. Nggak ada yang ngantar nih? Minta bantuan lingkungan terdekat.

7. Curhatlah
Meluapkan emosi sangat bagus bagi kesehatan mental. Namun dengan cara yang baik, tidak merugikan siapapun. Carilah teman yang netral, dia akan mendinginkan hatimu. Teman yang netral biasanya memiliki jawaban yang sedikit tidak menyamankan buatmu. Namun, pahami isinya. Pasti ada sesuatu yang sangat berguna dari ucapannya.
Mungkin jika kamu hanya ingin didengar, beritahu lawan bicaramu bahwa kamu hanya butuh didengar, jadi tugas dia adalah mendengar saja, jika ada kritik, saran, dan pujian langsung saja dibatasi.

8. Buku Harian
Buku harian odapus ini bukan buku harian yang isinya biodata, mafa, mifa, wafa, dan semacamnya. Buatlah buku harian untuk mengukur naik turunnya kondisimu. Ini sangat berguna agar kita lebih berhati-hati, lebih waspada dan lebih aware terhadap perubahan kondisi badan.

Nahh baiklah, dengan tips di atas semoga bisa membantu teman-teman Butterfly Rash.
Salam sehat dan tetap semangat.

"Tuhan menciptakan kita dengan akal, maka berakal-lah dan berkhlaklah" - Maharani Devi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Something called "Special"

Teman Baik #LupusTalk

Meningkatkan Self-Awareness