Masalah Orang Bermasalah - Pentingnya Kesehatan Mental - Mengapa ke Psikolog?

Seringkali, kita merasa paling menderita, atau menjadi orang yang punya masalah hidup paling berat. 
Terkadang masalah itu muncul karena diri kita kesulitan beradaptasi dengan perubahan. Padahal kehidupan ini akan selalu berubah-ubah. Terkadang perubahan itu datang berupa kondisi yang menyesakkan, perubahan fisik, perubahan kesehatan, perubahan tanggungjawab, perubahan usia, perubahan lingkungan yang tidak kita inginkan dan perubahan-perubahan yang lainnya.

Setiap perubahan selalu memberi pembelajaran, melatih mental, meningkatkan kepekaan, pengambilan keputusan, daya analisa, dan lainnya. 
Tapi banyak dari kita memilih tenggelam dibanding resilien dan fleksibel dengan kondisi tersebut. 

"Kan kondisi mental setiap orang beda-beda, ga bisa dong memukul rata gitu bisa bangkit semua"
Benar, iya benar kondisi mental setiap orang beda-beda. Tapi kalimat itu kini menjadi salah paham di masyarakat kita. 
Secara kasarnya, kalian mengiyakan depresi itu wajar dan dimaklumi, down dan tidak bangkit itu wajar, meratapi nasib itu wajar dilakukan terus-menerus. No, it's BIG NO 
Ibarat kamu patah tulang karena kecelakaan, trus ngomong gini "ah gausah berobat lah, wajar aja aku kan manusia mengalami sakit fisik, wajar aja patah tulang" terus kalian biarin gitu aja? Infeksi, membusuk dan ... Ya you know lah..

Kondisi fisik dan mental sama pentingnya temen-temen. Badan aja dijaga kesehatannya, masak mental enggak? Kulit aja dipakein skinker, masak mental kamu ga dikasih perawatan?

Dirawat agar tidak sakit, diobati ketika sakit.
Kalian bisa mengobatinya sendiri dengan sering refleksi diri, lebih mengenal diri dan mengetahui secara objektif apa masalah yang tengah melanda, barulah bisa dengan kepala jernih mengambil keputusan. Jangan ragu ke expert (psikolog /psikiatri) jika kalian merasa butuh bantuan. "Ke psikolog / psikiater itu mahal, enak yang punya duit, lah aku?"
Kamu bisa mendapatkan layanan psikolog di rumah sakit dengan menggunakan fasilitas BPJS loh teman-teman, apa salahnya kalian spend beberapa rupiah untuk asuransi kesehatan fisik dan mental daripada buat hura-hura tidak jelas.  

Prinsipnya ke psikolog ialah mereka tidak akan membantu kamu yang tidak meminta bantuan. Kalau psikolog tapi kalian masih sulit menerima cara asesmen psikolog, kukira lebih baik kalian simpan duitnya, buat beli eskrim sambil meratapi nasib dan melihat orang sekitarmu pada bangkit.

See you~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Something called "Special"

Teman Baik #LupusTalk

Meningkatkan Self-Awareness